Reprinted from Harper’s Bazzar (March 2007).
Review of Filippo Sciascia, in Indonesian.
|
|||||
|
Reprinted from Harper’s Bazzar (March 2007). Review of Filippo Sciascia, in Indonesian. Reprinted from Harper’s Bazaar (December 2007) Tom Wolfe, dalam bukunya The Painted Word (Lukisan Kata), berkelakar bahwa “seni kini menjadi begitu literer: lukisan maupun karya seni lainnya muncul hanya sebagai ilustrasi dari teks saja.” Michelle Swayne, seorang seniwati dari New York, dalam pamerannya yang bertajuk Yellow, But Not The Sun (Kuning, Tetapi Bukan Matahari) di Gaya Art Space, Sayan-Ubud secara halus melemahkan kekuatan dari pernyataan Wolfe. Melalui judul-judul puitis yang secara menyendiri bisa terbaca sebagai lukisan, dengan latar belakang solid pada seni konseptual dan akademis, dan terutama berkat sentuhan dari seni yang sulit dibahasakan itu sendiri-karya-karya ambigu aneh penuh nuansa kekakuan dan ketegangan-Swayne mengklaim kembali cukup ruang bagi pemirsa lukisan dan patungnya, hasil perkawinan obyek dengan ide visual yang resisten terhadap telaah tekstual. Reprinted from Harper’s Bazaar (Christmas edition, December 2007). Full version with images. Continue reading Michelle Swayne: Magnet Bali (Harper’s Bazaar) |
|||||
|
Copyright © 2013 Boldizar.com - All Rights Reserved |
|||||